Possessive

Possessive berasal dari kata Possess berarti menguasai miliknya sebagai satu-satunya kepunyaan , tidak ada orang lain atau hal apapun selain dirinya sendiri yang bisa menguasai miliknya tersebut.

jealous.jpg

Saya sering mendapati orang-orang seperti ini dalam pelayanan ,seperti posesif terhadap duit, pacar, suami, anak, pekerjaan, jabatan dan hal-hal lain yang menurut mereka tidak ada satupun orang yang boleh dekat2, apalagi mencoba mengambilnya. Dan bila ada yang mencoba untuk mengambil maka tak segan-segan untuk melakukan tindakan protektif yang berlebih lebihan bahkan mengarah (*menurut saya*) ke tindakan kejahatan yang lebih bersifat mental dibanding dengan kejahatan fisik seperti pemukulan ataupun pembunuhan, walaupun point terakhir bisa saja terjadi.
Orang2 posesif adalah orang2 yang merasakan kesendirian atau kekurangan akan hal yang menurutnya tidak bisa dimiliki dengan mudah sehingga saat ada serangan yang ingin mencoba untuk menguasai kepunyaannya itu membuat si posesif menjadi “gila” sendiri dan tidak bersahabat dengan si pesaingnya. Jadi hal2 diluar kendali seperti mengadu domba, ataupun seperti menjerumuskan orang atau bahkan sampai melaporkan ke yang berwajib (berwajib disini bukan cuma polisi, walaupun itu salah satunya, tapi juga melaporkan ke boss, ke tetangga ataupun ke orang tua, kemana saja yang menurut mereka yg bisa menghancurkan si pesaing)
Sungguh disesalkan hal tersebut terjadi pada orang2 posesif yang bukan saja merugikan orang lain, tapi juga merupakan suatu kejahatan yang saya pandang sebagai hal serius. Kenapa saya mengatakan tersebut ? Orang posesif cenderung pesimis dalam kehidupan pribadi mereka dan kecenderungan untuk mengurung diri dari kenyataan yang sesungguhnya, dan biasanya orang posesif lebih didasari oleh “kekurangan” yang serius dalam hidup orang tersebut. Mengapa posesif bisa terjadi ?.

Posesif berawal dari Luka Batin yang dalam dan Kecewa yang sangat sangat dalam terhadap sesuatu ,lebih tepatnya pada seseorang dan rasa takut yang mendalam sekali untuk ditinggalkan atau tidak diperhatikan oleh seseorang atau orang tua. Hal itu kemudian berkembang menjadi ketakutan akan kekurangan dalam hidup dan mulai menjadi-jadi makin kuat semakin kuat sehingga setiap orang posesif ini menyukai, memiliki sesuatu maka dia akan sangat lindungi, pertahankan dengan sangat kuat. Hal ini sangat menyiksa sebenarnya bagi orang yang melihatnya secara sekilas namun bagi orang yang melakukannya , posesif adalah hal yang sangat mengenakkan perasaannya. Orang posesif berbeda dengan pelit, pelit memang salah satu cabang dari posesif ini.

Orang posesif sangat susah bersosialisasi, dan biasanya mereka hanya cenderung memikirkan keadaan yang nyaman disaat dia memiliki barang / orang / perasaan tertentu. Orang seperti ini bisa berbuat sangat baik kepada orang / barang / perasaan yang dia sukai tapi bisa juga menyerang dengan membabi buta orang yang ingin merebut kesukaannya itu. Posesif melebihi egois, kalau egois lebih mementingkan kenyamanan diri semata sedangkan posesif berusaha MENGIKAT, MENGUASAI obyek yang disukai. Orang-orang macam ini akan tega menghancurkan hidup orang lain yang berani mendekat kepada orang / barang yg disukainya dengan amat sangat itu.

Dari sisi rohani, orang2 posesif biasanya diakibatkan oleh Roh Kecemburuan.
Benteng kecemburuan dalam diri orang yang sudah tertanam kuat (*mungkin sejak kecil*), di alam pikirannya, dalam tindakan dan reaksi kejiwaan. Roh kecemburuan ini selalu menancapkan dalam pikiran orang posesif bahwa jika sesuatu diambil maka orang tersebut tidak mendapatkan apa2 lagi, sulit untuk mencarinya lagi, sulit untuk memiliki lagi. Dan biasanya posesif terjadi pada hubungan orang dengan orang, jarang terdapat pada barang, uang ataupun kepentingan walaupun ada tapi persentase nya tidak sedahsyat posesif terhadap orang.

Apakah hal ini bisa disembuhkan ?
Saya yakin bisa asal orang tersebut mau membuka diri, bertobat dan tentunya dengan pertolongan Tuhan saja. Firman Tuhan di Matius 6:21 “Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada” adalah ayat yang tepat bagi orang posesif dalam hal apapun. Posesif adalah sifat yang jika ditilik secara alkitabiah, adalah orang2 yang menaruh hatinya hanya pada harta yang ia miliki. Tentu saja hal itu tidak sepenuhnya salah. Misal orang bekerja untuk mendapatkan uang, setelah mendapat uang, mampu membeli mobil tentu mobil tersebut dijaga dan dirawat. Tapi berbeda dengan orang posesif yang justru menjadi sangat kental dalam hal “di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada” !
Sangat radikal bukan, sementara Yesus saja memberitahukan supaya tidak begitu…

Mau kah Anda sembuh
Seorang posesif bisa sembuh ,Tuhan Yesus pasti sembuhkan.
Langkah pertama adalah
1. Penyembuhan luka batin (inner healing)
2. Mengampuni diri sendiri
3. Mengampuni orang yang dahulu pernah mencampakkan diri anda
4. Mengampuni orang yang anda anggap saingan anda
5. Minta Roh Kudus untuk mengangkat semua luka hati anda
6. Minta Tuhan Yesus menjamah anda, darahNya sanggup mengobati luka hati anda yang dalam
7. Minta Roh Kudus untuk menyalibkan kejahatan yang ditimbulkan dari hati dan pikiran anda disaat anda merekayasakan kejahatan bagi orang lain yang anda anggap saingan anda.
Ingat kedagingan yang kuat menyebabkan anda suka sekali melakukan dosa dan keinginan dosa yang terus menerus. Mintalah pada Roh Kudus untuk menolong anda selama anda ingin bertobat.
8. Minta kepada Allah Bapa sorgawi untuk menghancurkan belenggu kecemburuan, ketakutan dan kesombongan. Tiga benteng orang kuat ini harus dihancurkan dalam nama Yesus baru setelah itu anda bisa mengusir roh2 jahat yang harus anda tahu bentuknya atau anda beri nama dan diusir dalam otoritas nama Yesus dan perintahkan untuk tidak kembali lagi.
Roh Jahat tersebut antara lain :
1. Roh posesif
2. Roh takut ditinggalkan
3. Roh Kekecewaan
4. Roh Kecemburuan
5. Roh Kemarahan
6. Roh Pengendali
7. Roh Izebel (bagi perempuan)

usir mereka dalam nama Yesus dan mintalah kembali dari Bapa sorgawi untuk mengisi kekosongan jiwa anda yang sebelumnya diduduki oleh roh2 jahat tersebut
1. Roh Kerelaan
2. Roh keberanian
3. Roh Pengampunan
4. Roh Keadilan
5. Roh Kasih Kristus
6. Roh Kebenaran dan Roh Hikmat dan Wahyu
7. Roh Taat kepada Allah

dan terakhir minta Bapa memenuhi anda dengan Roh Kudus dengan segala damai sukacitaNya yang melebihi segala akal, sehingga anda tidak lagi dalam kesedihan akibat pelepasan ini.
Untuk yang sudah sangat berat Roh posesif bekerja sama dengan Roh Bunuh Diri (Roh Kematian) karena dipikiran mereka lebih baik mati daripada kehilangan orang / barang / perasaan yang dia cintai. Jadi harus ditolak juga roh kematian tersebut diusir keluar dan perintahkan untuk tidak kembali lagi dalam nama Yesus.

Pelepasan tersebut bisa berhasil asal hati kecil orang posesif sungguh bertobat, memang dalam keadaan yang serba salah, bila diminta bertobat padahal si posesif tidak merasa bersalah tentunya membuat bingung atau bahkan menjadi melawan, tapi lagi-lagi bertobat bukan hanya masalah minta ampun dosa, tapi perbaikan hidup , jika anda ingin dimerdekakan dalam Yesus maka satu-satunya cara adalah mengaku dosa dihadapan Allah dan bertobat.

Saya menganjurkan anda dibantu oleh seorang hamba Tuhan yang memiliki talenta tentang penyembuhan luka batin dan pelepasan kuasa kegelapan, hamba Tuhan yang diurapi untuk pelayanan semacam ini. Namun jika anda merasa malu, anda bisa membaca buku yang judulnya “MEMBEBASKAN TAWANAN SETAN” karangan Alice Smith, seorang hamba Tuhan dan pendoa syafaat yang dikaruniai ketajaman rohani dalam hal pelepasan dari kuasa kegelapan.

Semoga anda tertolong dan anda dimerdekakan.
Dalam nama Yesus saya berdoa semoga hikmat Allah senantiasa membuat anda mengerti tulisan ini.

Shaloom,
Elven

Published in: on September 6, 2007 at 1:52 pm  Leave a Comment  

The URI to TrackBack this entry is: https://elvens.wordpress.com/2007/09/06/possessive/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: