Allah memang pengampun…jadi ampunilah orang lain…

miracle.jpg
6 bulan lalu sebagai hamba Tuhan saya melakukan sebuah perbuatan yang begitu keras bagi orang lain yang tentunya mendatangkan kesakitan dan kesedihan amat sangat bagi orang yang saya perlakukan seperti itu….saya tau itu keras, saya tau itu kejam tapi…saat saya melakukan itu saya dipicu oleh gengsi, gengsi karena saya adalah seorang hamba Tuhan, dan marah karena seseorang memperlakukan saya seenak udel nya ….
saat itu dipikiran saya hanya “SELESAI SUDAH DENGAN ORANG INI” 

6 bulan berlalu semua itu seperti biasa-biasa saja seperti tidak ada apa-apa tanpa saya sadari saya sudah menghancurkan hidup dan hati orang tersebut setidaknya dalam waktu 6 bulan. Saya merasa santai saja, karena berpikir “wong bukan aku yg salah koq…” jadi gak peduli lah. Day by day berjalan seolah saya ini orang benar dan suci saja , tapi sebenarnya saya ini tidak tahu malu juga, padahal Roh Kudus sudah beberapa kali bersuara di hati saya untuk segera selesaikan masalah saya, tapi selalu saya bilang dengan alasan “saya ini kan memang gak salah Tuhan…” begitu seterusnya seolah sampai Roh Kudus akhirnya diam gak menegur lagi..sebenarnya keadaan seperti ini gawat untuk seorang hamba Tuhan seperti saya, saya seperti kebal dan bebal …aneh memang…

Di bulan ke 7 tanpa saya sadar jam 3 pagi saya dibangunkan oleh suara audible dan bukan suara Tuhan yang biasa terdengar dalam batin dan suara itu menghenyakan saya yang notabene gak ada hal luar biasa apapun
“Elven, ampuni musuhmu…jgn biarkan hatimu ada kebencian, Aku berulang kali mengampuni mu, kenapa kamu tidak mengampuni….ingat Elven, Aku (Yesus) tidak pernah mematahkan buluh yg terkulai, memadamkan api di hati orang ,mengapa kamu tidak memiliki hati sepertiKu, mengapa malah mengumpulkan kejahatan?
Waktumu sebentar lagi tiba, masih maukah ada hal jahat di dirimu ??”

Tanpa berpikir panjang-panjang saya tau itu suara Yesus yang langsung menegur saya, dan rasanya kali ini saya sudah kelewatan , sudah menjadi arogan dan mentang-mentang walaupun saya dikasihi Allah tapi bukan berarti saya dilepas liar oleh Allah. Dan setelah saya diamkan diri dan menjadi tenang saya mengatakan doa ini pada Tuhan : “baiklah Tuhan aku berdosa dan untuk hal ini aku benar-benar sudah keterlaluan, besok pagi aku akan bereskan hal tersebut…
Dan paginya saya langsung meng email orang tersebut dan mengatakan padanya bahwa saya sudah mengampuni dia dan tidak perlu sungkan sama sekali karena buat saya sudah selesai semuanya..

Dari semua kejadian nyata tersebut saya mengatakan Allah sungguh Maha Pengampun, Dia akan mengampuni anak-anakNya yang meminta pengampunan dosa dengan sungguh-sungguh, bertobat dan menyesali kesalahan dan dosa yang dibuat mereka semua. Allah sudah menyediakan penebusan dalam Yesus Kristus dan kita yang percaya Yesus menerima terus menerus pengampunan dosa sampai kita akhirnya kembali kepadaNya. Dan saya sangat berbahagia setelah mampu mengampuni, seolah badan saya menjadi enteng , hati saya penuh sukacita tanpa saya berdoa minta sukacita sorgawi, sungguh apa yang Tuhan Yesus ajarkan sungguh luar biasa, mengapa harus mengampuni, karena Yesus mengerti keterbatasan hati dan pikiran manusia, adalah sombong kalau sebagai manusia merasa mampu mengatasi segala sesuatu dengan pikirannya saja.

Allah sungguh luar biasa baik, saya malu dan juga bahagia mendapat pendidikan berharga sebelum segala sesuatunya terlambat bagi diri saya, yang notabene mengaku sebagai seorang hamba Tuhan…karena dengan melakukan yang DIA mau saya berarti menyalibkan kedagingan saya yang suka tawar menawar dengan Allah.
Dan yang paling menarik Allah sungguh mendengarkan doa orang yang sungguh-sungguh meminta pengampunan dan Dia adil dan setia…
I Yohanes 1:9
Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.

Terima kasih Tuhan Yesus atas teguranMu, terima kasih Bapa Sorgawi atas kesempatan Mu untuk memperbaiki diri, menguduskan diri lebih lagi….
biarlah manifestasi Kristus semakin nyata dalam hidup hambaMu ini

haleluya !!

maz 102:3-6
Janganlah sembunyikan wajah-Mu terhadap aku pada hari aku tersesak. Sendengkanlah telinga-Mu kepadaku; pada hari aku berseru, segeralah menjawab aku!
Sebab hari-hariku habis seperti asap, tulang-tulangku membara seperti perapian.
Hatiku terpukul dan layu seperti rumput, sehingga aku lupa makan rotiku.
Oleh sebab keluhanku yang nyaring, aku tinggal tulang-belulang.

Published in: on July 4, 2007 at 5:10 pm  Leave a Comment  

The URI to TrackBack this entry is: https://elvens.wordpress.com/2007/07/04/allah-memang-pengampunjadi-ampunilah-orang-lain/trackback/

%d bloggers like this: