Hati (bagian 1)

Hati

Beberapa hari ini gue mendapatkan pengajaran oleh Tuhan tentang hati. Bicara hati biasanya orang sangat sensitif, entah itu perasaan hati, keadaan hati atau hati-hati😀.

Gue bukan bermaksud menggurui apalagi menghakimi, tapi dari kenyataan sehari-hari yang gue jumpai baik dalam pelayanan maupun dari dunia pekerjaan sekuler yang gue jalani akhirnya gue sedikit banyak bisa menggolongkan keadaan hati seseorang dan juga gue sendiri. Untuk pelajaran hati ini gue sangat berterima kasih kepada Roh Kudus yang gue kasihi dan gue devosi kan secara khusus karena Roh Kudus begitu banyak membantu gue dalam hidup sesuai kehendak Allah dan memuliakanNya dalam segala hal. Oke gue mulai aja, semoga bisa diterima…

HATI YANG MUDAH PANAS
Sadar atau tidak ternyata panas hati sudah ada sejak zaman anak2 Adam generasi pertama, coba deh baca Kejadian 4:6 ketika Kain begitu kekinya sama Habil lantaran persembahannya gak diterima Tuhan. Hati panas bisa terjadi karena banyak hal, paling gampang adalah kesal / keki, dari perasaan kesal berubah jadi marah, dan hati menjadi panas.
Biasa nya orang seperti ini tidak bisa mengendalikan diri, gue pribadi terkadang suka panas hati kalo menemukan orang2 yang gak bisa dibilangin secara baik2, bukannya mengerti kalau dibilangin tapi malah ngatur dewe (ngatur sendiri) bisa-bisa sendiri seolah diri sendiri paling bener, dan gak mau terima koreksi orang lain. Biasa nya orang seperti ini sering mengalami kebodohan dalam hidup entah itu hidup rohani nya ataupun hidup jasmani. Coba deh pikirkan orang yang sering panas hati apa bisa mereka berpikir jernih ? Nggak kan? Pepatah kuno kan sering bergaung “Hati boleh panas tapi kepala harus dingin …” Nah itu lah kenapa hati panas lebih mengarahkan orang terhadap kebodohan, kejahatan dan paling puncaknya pembunuhan atau bunuh diri karena saking panas nya gak tau lagi gak bisa mikir lagi mau ngapain, so Iblis si pendusta terbesar akan sangat senang kalau dia terus-terusan berbisik kepada orang yang suka panas hati itu untuk melakukan dosa.
Orang yang hati nya panas, biasanya tidak bisa menerima “kasih” Tuhan secara utuh, bahkan bisa dibilang tidak mengerti kalau Tuhan sayang pada orang itu, karena keadaan hatinya gelap, yang ada di dalam hatinya hanya marah, benci, dendam, siasat jahat, penghancuran dan seterusnya. Orang yang terbiasa melatih hatinya untuk membenci akan terjerumus dalam kepahitan hidup. Hati yang terlalu pahit, akan mengakar kuat dan akhirnya bisa menyebabkan penyakit batin, seperti jantung, darah tinggi, stroke ,semua penyakit itu karena tidak bisa mengontrol hati yang panas.
Energi yang dikeluarkan hati yang panas bisa menyebabkan cepatnya kematian seseorang, sering kan lihat di film2, orang yang teriak marah-marah lalu tiba2 gagal jantung dan mati ? Nah itu tanda fisik paling mudah.

HATI YANG DEGIL
Degil sama dengan gak percaya, sama dengan ngocol kalau bahasa sekarang, diajarin apa aja dengan gaya ngajar seperti apa tetap aja gak percaya, tetap aja bertanya-tanya seolah tidak bisa terima kalau hatinya gak terima. Orang seperti ini akan sangat sulit diajar untuk menerima Tuhan, jangan kan diajar yang mendalam tentang hidup dalam Roh, diajar hal yang biasa pun tetap tidak bisa lantaran apapun yang diajarkan akan diolah lagi oleh otaknya yang “keriting” dan olahan otaknya dikembalikan lagi dalam pertanyaan kepada diri sendiri. Contoh si A memberi tahu ke B bahwa Yesus adalah anak Allah yang menebus dosa manusia, siapapun yang menerima akan diselamatkan, tapi karena ada kuasa lain seperti roh degil, dan background pada otaknya entah dia pinter atau dia bodoh,dan juga lingkungannya maka hati nya tidak percaya kalau Yesus adalah Tuhan.
Orang yang degil bukan monopoli orang tidak percaya, tapi orang percaya yang sudah menjadi Anak2 Allah pun banyak juga yang degil. Gue pernah meng konseling seorang perempuan yang sudah menjadi Anak Allah tapi tetap saja kalau diajar firman, diberi pengertian tentang firman bahkan diajar berdoa dalam Roh tetap saja tidak mengerti dan akhirannya malah bilang “Pak…koq ribet yah, memang masih ada kah mujizat Tuhan di zaman sekarang , apa bisa berdoa dengan keyakinan kalau mujizat terjadi lagi ???” Doaaarrr rasanya capeeekk deeee kalau ngasih tau orang seperti ini. Itu masih lebih mending tidak melawan hanya bingung sendiri, tapi kalau mendapat orang yang sudah degil, melawan lagi bahkan menganggap diri suci sendiri, terus malah menyerang balik orang yang memberi tau dan gak mau terima diberi tau yah sudah deh, gak ada cara lain selain mengusir orang tersebut keluar dari ruang konseling atau anda akan dibuat capeeekkk dengan putaran pertanyaan berputar-putar dan disitu lagi disitu lagi….Tuhan pun dalam mazmur 81:13 dengan gamblang mengatakan ini
“Sebab itu Aku membiarkan dia dalam kedegilan hatinya, biarlah mereka berjalan mengikuti rencananya sendiri!”
bisa dibayangkan apa yang terjadi pada anda dan saya kalau Tuhan sudah mengucapkan kalimat diatas…”biarlah mereka berjalan mengikuti rencananya sendiri”….saya bisa menjamin…orang seperti akan menemukan kebinasaan, karena yang harus diingat, iblis 1000x lebih licik dari otak orang licik manapun, dengan segala daya dia berusaha untuk membuat seseorang jauh dari Tuhan dan menolak kehendakNya, baik orang belum percaya ataupun orang sudah percaya, kalau sudah terhanyut dalam tipuan iblis pada akhirnya cuma tempat yang disebut neraka yang nyaman buat orang tersebut…so berdoalah,minta pada Allah supaya roh kedegilan dicabut dari hati anda, minta dibersihkan dari hati anda sehingga anda berjalan dalam Tuhan dan Roh Nya, semakin percaya pada penyelenggaraanNya yang ajaib.
Bersambung ke HATI (bagian 2) … see you soon

Published in: on April 16, 2007 at 10:38 am  Leave a Comment  

The URI to TrackBack this entry is: https://elvens.wordpress.com/2007/04/16/hati-bagian-1/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: